8 Juli 2011

Dilindas Truk Tanki Di Depan Gg Ilyas Bululawang ,Pengendara Mio Tewas

Nasib tragis dialami Bedjo, 64 tahun, warga Jalan Pendowo, Kelurahan/Kecamatan Lawang, pagi kemarin. Korban yang mengendarai motor Yamaha Mio, N 5445 JN meregang nyawa akibat dilindas truk tangki BBM, L 8908 UQ yang disopiri Buari, 50 tahun, warga Desa Talok, Turen di Jalan Raya Bululawang, persisnya kilometer 00-01 Bululawang-Pakisaji.

Untuk kepentingan penyidikan, truk berikut sopir diamankan di Mapolres Malang.
Peristiwa sendiri, diperoleh keterangan ketika kedua kendaraan yang terlibat tabrakan itu, sama-sama melaju dari arah utara. Hanya saja, saat sebelum tabrakan, posisi korban berada di depan truk tangki.

Saat tiba di lokasi kejadian, korban bermaksud mendahului motor tidak dikenal yang sama-sama melaju searah. Namun, karena saat mendahului dari kanan kurang haluan, setir motor sebelah kiri korban bersinggungan dengan motor yang akan disalipnya. Saat itulah, korban hilang keseimbangan sehingga membuat motornya jatuh ke kiri. Sementara korbannya, justru jatuh ke kanan.

Karena pada saat bersamaan dari belakang melaju truk tangki dari arah sama, tak ayal ban kiri truk langsung mengenai korban. “Sikap kekurang hati-hatian sangat diperlukan saat berkendaraan. Karena kurang hati-hati itu pula, korban pun akhirnya meninggal dunia di lokasi,” kata Kanit Laka Polres Malang, Ipda Fadli Amri.
read more...

Di Depan mapolsek Bululawang Pencuri Dihakimi Massa


BULULAWANG–Warga sekitar Jalan Raya Bululawang ramai-ramai menghajar Ayip, 51 tahun, warga RT01 RW07, Dusun Pandelegan, Desa Sumberejo, Pandaan-Pasuruan, Selasa lalu hingga babak belur. Dia dijadikan bulan-bulanan warga setelah tertangkap mencuri tas berisi pakaian dan HP milik seorang guru, Basori, 48 tahun, warga Perum Turen Permai, Desa Talangsuko, Turen.

Aksi amuk massa itu berada jalan raya depan Mapolsek Bululawang, sehingga begitu mengetahui ada seorang pencuri dihajar, petugas langsung mengamankan tersangka beserta tas berisi HP dan pakaian yang dicuri.

“Mungkin jika kami terlambat sedikit, kondisi tersangka sudah lain lagi,” ungkap Kapolsek Bululawang, Kompol Mudjiono.

Diperoleh keterangan, aksi pencurian tersebut terjadi sekitar pukul 10.30. Ceritanya, korban bersama beberapa rombongan guru hendak mengikuti seminar di Kecamatan Dau. Rombongan sendiri menggunakan tiga mobil.

Korban berada di mobil Panther bersama dua guru yaitu Dzulfan serta Bawon. Dalam perjalanan, rombongan terlebih dahulu berhenti di Indomaret di depan Mapolsek Bululawang, untuk membeli makanan dan minuman.

Ketika berhenti, semua penumpang di mobil turun. Dan saat mobil parkir itulah, tersangka yang saat itu berjalan dari selatan serta melihat ada HP dalam tas di jok mobil. Selanjutnya dengan mengawasi keadaan aman, tersangka membuka pintu mobil lalu mengambil tas dan kabur ke utara.

Namun, belum sempat kabur jauh, ternyata aksinya dipergoki oleh Deni Hidayat, salah satu rombongan yang berada di mobil pertama. Kontan Deni langsung menangkapnya sembari berteriak maling. Warga sekitar yang mendengar teriakan itu lantas berdatangan yang kemudian menghajar tersangka.

“Saya ke Malang, ingin melihat Masjid Tiban di Turen, yang dikenal sangat megah dan indah. Saya datang dari Pandaan dengan naik bus dan turun di Gadang. Lalu naik angkot dan turun di Bululawang. Saat berjalan mencari warung, saya melihat ada HP, akhirnya langsung saya ambil. Tidak tahunya malah ketahuan dan dipukuli orang banyak,” jelas Ayip, sembari mengaku juga berniat mengunjungi rumah saudaranya di Sumbermanjing Wetan.(agp/jon)
read more...

5 Mei 2011

PEMANCINGAN "FARIIZ BS" DAN JUAL IKAN SEGAR & AYAM KAMPUNG

PEMANCINGAN "FARIIZ BS" DAN JUAL IKAN SEGAR & AYAM KAMPUNG

Pemancingan 'FARIIZ BS' Jln sidumukti 1/6 wandanpuro bululawang malang mengadakan LOMBA mancing ikan lele tiap hari minggu 11.00 sampai selesai dan GALATAMA malam sabtu...kolam 190 lapak, tempat strategis 4km arah selatan pasar besar gadang masuk 75 meter dari Jln besar malang turen juga tersedia ikan-ikan segar gurameh,nila,mujaer,dan lele serta dilengkapi mainan anak2 dan warung kopi
read more...

Sungai Yang Mengalir Di Atas Sungai Di Bululawang Timur

Berawal dari ngobrol ringan tentang lokasi landscape yang menarik di daerah Malang yang bisa ditempuh dengan mudah tiba-tiba teman saya yang bernama Dani mengusulkan jembatan yang tidak jauh dari lokasi tempat tinggalnya di daerah bululawang. Gayung pun bersambut, bareng beberapa rekan se jurusan kami pun menyatroni lokasi pada sore hari.

Jembatan ini menurut teman saya merupakan peninggalan jaman penjajahan Belanda. Sesuatu unik dari jembatan ini adalah ternyata fungsinya sebagai jembatan aliran sungai buatan bukan sebagai jembatan yang memang khusus dibangun untuk manusia. di sisi kiri dan kanan jemban ini disediakan jalan setapak yang bisa dilalui manusia namun hanya satu sisi yang diberi pegangan jadi kalau mau nyeberang di sisi satunya yaaa sama dengan adu nyali hehehe… walaupun sudah diberi pegangan namun karena memang jalannya setapak pengguna jembatan ini kudu hati-hati dalam berjalan, namun lebih gilanya lagi ternyata warga lokal bisa mengemudikan sepeda di jalan yang sempit ini
Fakta unik selanjutnya adalah ketika saya turun dan melihat bangunan dari bawah ternyata penyangga atau mungkin lebih tepatnya disebut pondasi (sekali lagi kalau tidak salah, saya bukan ahli bangunan) bangunan ini dibangun menggunakan Batu Bata bukan menggunakan Batu Kali seperti lazimnya bangunan yang memang dirancang untuk jangka waktu yang lama.
Lokasi jembatan ini sendiri berada sekitar 200 meter sebelah Tenggara (kalau ga salah) dari Masjid Sabilit Taqwa Bululawang yang berwarna hijau.
read more...